Kamis, 21 Februari 2013

Menikah Cara Kiri

Beginilah menikah cara kiri :

  • Berkenalan
  • Pendekatan
  • Pacaran
  • Punya pekerjaan tetap
  • Punya kendaraan
  • Punya rumah
  • Punya isi rumah
  • Tunangan
  • Lamaran
  • Menentukan hari baik
  • Seserahan
  • Menyebar undangan
  • Akad nikah
  • Resepsi dari pihak keluarga istri
  • Resepsi dari pihak keluarga suami
  • Bulan madu
Padahal, bukan begitu yang diajarkan oleh otak kanan dan agama. Cukup kenalan, lamaran, dan akad nikah. Selesai! Cepat, hemat, dan tepat sasaran'kan? Ironisnya, sekarang coba lihat di sekitar kita, betapa banyak orang yang takut menikah hanya gara-gara tidak punya ini dan itu, belum punya ini dan itu. Yah,  otak kirinya sudah kebablasan!
Lagi pula, bukan main pemborosan pernikahan yang telah kita lakukan selama ini, atas nama adat, kebiasaan, tidak mau kalah, dan peristiwa sekali seumur hidup. Giliran untuk undangan dan resepsi, puluhan juta siap untuk dihambur-hamburkan. Lha, giliran untuk umrah dan haji, alasannya tidak punya uang. Memangnya undangan dan resepsi itu hukumnya apa? Umrah dan haji itu hukumnya apa? Pastilah kita maklum, umrah dan hajilah yang mestinya lebih diutamakan.



Sumber : Ippho 'Right' Santosa, 7 Keajaiban Rezeki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar