Rabu, 20 Februari 2013

Memahami Otak Kanan


  • Sejak 1810 Joseph Gall telah menemukan bahwa pusat pikiran dan perasaan itu berada di otak, bukan di hati, bukan pula di jantung. Dan temuan ini telah diamini seluruh pakar di sepanjang zaman.
  • Sejak 1930-an pakar-pakar meyakini bahwa otak kiri adalah otak rasional, yang terkait dengan IQ. Sementara otak kanan adalah otak emosional, yang terkait EQ.
  • Tahukah Anda, otak kanan itu yang menentukan 80% kesuksesan, lantaran tak terpisahnya otak kanan dengan EQ.
  • Tahukah Anda, kuatnya otak kanan membuat Anda lebiih self-motivated, lebih supel, lebih cerdas emosi, dan lebih awet muda? Ini hasil penelitian. Bukan kata-kata saya.
  • Tahukah Anda, menurut Thomas Friedman, seorang penulis yang dianugrahi Penghargaan Pulitzer, "Apabila Anda ingin mengasah otak kanan, maka lakukan sesuatu yang anda cintai."
  • Tahukah Anda, Golongan Kanan melakukan sesuatu karena panggilan jiwa, bukan panggilan kerja? Sepenuh hati, bukan sepenuh gaji.
  • Tahukah Anda, tanpa otak kanan, Anda tidak lebih dari seonggok prosesor komputer?
  • Tahukah Anda, sekitar 80%-85% penduduk bumi ini adalah Golongan Kiri? Sisanya sekitar 15%-20% adalah Golongan Kanan. Lagi-lagi, ini hasil penelitian. Bukan kata-kata saya.
  • Tahukah Anda, otak kiri Anda akan lebih aktif, sewaktu Anda terjaga? Sebaliknya, otak kanan Anda akan lebih aktif, sewaktu Anda tidur. Karena itulah, ketika tidur, kemahiran-kemahiran khas kanan seperti kreativitas, imajinasi, intuisi, dan sintesis dapat bermunculan.
  • Konon, dualisme otak inilah yang menjadiakn manusia berpikir serba biner. Kiri-kanan, kalah-menang, lambat-cepat, rugi-laba, Timur-Barat, dan seterusnya. Yah, walaupun begitu, kedua belahan otak ini bekerja beriringan dan saling mendukung.


Sumber : Ippho 'Right' Santosa, 7 Keajaiban Rezeki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar