Rabu, 20 Februari 2013

Ketika Istilah-Istilah Serba Kanan Ditemukan

Kita lanjutkan. Setelah sekian lama, inilah yang saya temukan :
  • Satu kutipan religius berbunyi, "Mulailah dengan yang kanan." Maknanya luas. Salah satu maknanya menurut saya juga menurut Ary Ginanjar, "Mulailah dengan otak kanan," atau, "Utamakan otak kanan."
  • Budaya Islam, Kristen, dan Indonesia, juga akrab dengan istilah-istilah serba kanan yang seluruhnya identik dengan kebaikan.
  • Kalau orang Padang punya istilah 'langkah kanan', maka orang Batak punya istilah 'jalan sebelah kanan'. Bangsa Indonesia sendiri punya istilah 'tangan kanan'.
  • Al-Quran dibaca dari kanan ke kiri, tidak seperti kitab-kitab lainnya.
  • Adapun manajemen punya istilah, "Boss is always right." Terlepas dari makna aslinya, makna lainnya adalah, "Atasan itu selalu kanan." Karena atasan memang lebih kanan daripada bawahan.
  • Kebetulan dalam Bahasa Inggris, 'kanan' dan 'benar' itu sama-sama diterjemahkan jadi 'right'. Mungkin ini syarat, kanan itu memang benar.
  • Kebetulan pula, 'kiri' dan 'ketinggalan' itu sama-sama diterjemahkan jadi 'left'. Mungkin ini isyarat, kiri itu memang ketinggalan.
  • Sebuah rambu-rambu bertuliskan, "Gunakan lajur kanan untuk mendahului." Mungkin ini isyarat, gunakan otak kanan untuk mendahului pesaing.
  • Sebaliknya sebuah rambu-rambu bertuliskan, "Gunakan lajur kiri untuk lambat-lambat." Mungkin ini isyarat, gunakan otak kiri untuk lambat-lambat dan ditinggalkan oleh pesaing.
  • Ketika penumpang angkutan umum berteriak, "Kiri-kiri!" maka segeralah angkutan umum itu melambat dan berhenti. Mungkin ini isyarat, kiri itu memang artinya lambat-lambat.
  • Ketika wisuda, rektor memindahkan tali di topi wisudawan dari kiri ke kanan. Mungkin ini isyarat, "Selamat tinggal dunia kampus yang kiri. Selamat datang di dunia nyata yang kanan."



Sumber : Ippho 'Right' Santosa, 7 Keajaiban Rezeki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar